Banyaknya Fungsi Buah Pepaya untuk Pengobatan

Manfaat Pepaya untuk kesehatan hampir tak terhitung, mulai dari daun, bunga, biji, akar, getah dan kulitnya.

Manfaat Daun Pepaya
Bagian dari buah pepaya yang paling banyak memberi manfaat adalah daun pepaya itu sendiri.
Beberapa manfaat yang harus Anda ketahui di antaranya.

1. Bermanfaat sebagai penyembuh penyakit demam berdarah. Cara menggunakan daun pepaya sebagai obat demam berdarah yaitu dengan merebus 5 lembar daun pepaya atau secukupnya saja kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Sebaiknya jangan berlebihan dalam mengonsumsi daun pepaya ini kecuali jika sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

2.    Bermanfaat sebagai peredam nyeri haid. Bila nyeri haid terasa sangat mengganggu sebaiknya gunakan ini. Caranya, 1 lembar daun pepaya, asam jawa, garam secukupnya dan air dicampurkan dan direbus hingga matang. Untuk khasiat yang lebih baik sebaiknya diminum selagi hangat.

3.    Bermanfaat untuk memperlancar pencernaan. Kandungan dalam daun pepaya yang dinamakan karpain sangat baik untuk saluran pencernaan kita karena karpainlah yang membantu membunuh mikroorganisme yang mengganggu dalam pencernaan kita.

4.    Berfungsi sebagai masker anti jerawat. Cara menggunakannya terlebih dahulu daun pepaya harus dikeringkan kemudian dilumatkan dan dicampur dengan air baru kemudian diusapkan ke wajah seperti halnya dengan masker pada umumnya.

5.    Berguna melunatkan daging. Jika ingin memasak daging sebaiknya gunakan daun pepaya dagingnya menjadi empuk dan enak saat dikunyah. Caranya, hancurkan daun pepaya yang masih basah dan campurkan ke dalam daging yang telah diiris-iris, tapi jangan terlalu banyak karena rasa pahit dari daun pepaya tersebut bisa membuat daging menjadi tidak enak dimakan.

pepaya

Manfaat Bunga Pepaya
Secara morfologis, bunga pepaya memiliki bentuk serupa terompet kecil, warnanya kuning pucat cenderung putih dan dilengkapi dengan tangkai. Bunga ini tumbuh pada batang tetapi pada pepaya jantan, bunganya tumbuh pada tangkai yang memanjang. Bunga pepaya lazimnya ditemukan pada area pucuk pohon pepaya. Bunga pepaya memiliki karakteristik rasa yang pahit sama seperti daunnya.

Hal ini disebabkan oleh kandungan Alkaloid Carpein atau C14H25No2. Senyawa ini ditemukan oleh Dr. Carpein di tahun 1980. Berdasarkan penelitian lanjutan, diketemukan fakta bahwa zat alkaloid carpein ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung. Dengan demikian, salah satu khasiat bunga pepaya adalah membantu penyembuhan penyakit jantung.

Selain mengandung senyawa alkaloid carpein, bunga pepaya juga diketahui mengandung tanin, steroid, flavanoid, triterpenoid, serat alami dan juga karbohidrat. Berdasarkan uji klinis, ternyata senyawa yang terdapat dalam bunga pepaya ini sangat ampuh melumpuhkan pengaruh radikal bebas di dalam tubuh manusia dan juga membersihkan darah.

Mengolah Bunga Pepaya
Untuk mendapatkan khasiat bunga pepaya ini, tentu diperlukan ketelatenan dalam hal konsumsi. Bagi Anda yang tak menyukai rasa pahit bunga pepaya, jangan takut sebab ada banyak trik untuk mereduksi rasa pahit tersebut. Salah satunya adalah dengan merebus bunga pepaya dengan daun jambu batu atau daun jambu air sebelum diolah menjadi tumisan dan jenis kuliner lainnya. Cara lainnya dengan mengurapi bunga pepaya dengan garam agar getahnya hilang.

Manfaat Biji Pepaya
Biji pepaya tak dapat disepelekan manfaatnya, selain bisa dijadikan bibit untuk ditanam lagi juga bisa dijadikan obat yang sangat berkhasiat.
•    Biji Pepaya sebagai antibakteri. Penelitian telah dilakukan dan menemukan kalau biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.
•    Biji Pepaya dalam perlindungan ginjal. Penelitian telah menemukan kalau dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun- diinduksi gagal ginjal.
•    Biji Pepaya dalam menghilangkan Parasit usus. Ada bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak Nigeria dengan parasit usus, 76,7% dari anak-anak bebas parasit setelah tujuh hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari anak-anak yang menerima plasebo.
•    Biji Pepaya basmi Racun hati. Dalam pengobatan di Negara Cina diyakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.
•    Biji Pepaya atasi cacingan. Penyakit memalukan ini juga sangat baik dibasmi dengan biji pepaya, bahkan sangat ampuh katanya.

Perhatian: Bagi yang ibu hamil jangan sekali-kali mengonsumsi biji pepaya sebagai obat karena akan menyebabkan risiko keguguran.

Manfaat Akar Pepaya
Yang banyak dikenal dari manfaat akar pepaya adalah manfaatnya sebagai obat bagi penyakit ginjal, baik yang sudah terkena maupun untuk menghindari penyakit ginjal. Caranya, rebus 3 potong akar pepaya bersama 1 liter air kemudian campur dengan madu untuk meminumnya. Selain itu, seperti pada manfaat biji pepaya di atas, akar pepaya juga baik untuk mengobati penyakit cacingan.
Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.

1.    Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.

2.    Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.

3.    Untuk sakit kandung kemih, dan digigit ular berbisa, Potong- potong 10 gram akar pepaya kering dan 1 gram bawang putih. Didihkan campuran bahan dalam air 100 ml selama ± 15 menit, lalu disaring (bila perlu tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml, diminum tiga kali sehari masing-masing 25 ml).

4.    Untuk mencegah risiko batu ginjal dan radang ginjal; Bersihkan 30 gram akar pepaya; Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, kemudian saring, Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum (3 kali sehari masing-masing 150 cc). Atau juga dengan cara bersihkan 30 gram akar pepaya; campurkan akar pepaya, 15 gram tanaman kumis kucing segar, dan 30 akar alang-alang; Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring; Minum 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

5.    Untuk gangguan saluran kencing, Cara mengolah: Ambil 3 potong akar pepaya, Rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, kemudian saring, minum Vz gelas, satu kali sehari.

6.    Untuk mengobati rematik, Cara mengolah: Haluskan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng cina, 30 gram daun sirih segar, dan 5 buah cabai rawit. Rendam campuran dalam alkohol 75% selama 7 hari, kemudian peras dan saring. Gunakan airnya untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

close