Manfaat dan Khasiat Keji Beling

Indonesia yang sangat kaya dengan aneka tumbuh-tumbuhan obat, sudah lama mengenal manfaat dari daun keji beling. Karena telah terbukti khasiatnya selama beberapa generasi sebagai penyembuh berbagai ma-cam penyakit. Tumbuhan keji beling sebenarnya sering dapat kita jumpai tumbuh liar di pekara-ngan atau kebun. Tumbuhan ini juga mudah sekali tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah, tampaknya tumbuhan keji beling ini sangat mudah beradaptasi di iklim tropis seperti di Indonesia.

Di balik kemudahannya tumbuh di sembarang tempat dan sering disangka tanaman liar, tersembunyi manfaat tumbuhan keji beling, terutama untuk mengobati gangguan ginjal. Seperti yang kita ketahui bahwasanya ginjal adalah salah satu organ vital di dalam tubuh kita yang berfungsi sebagai saluran ekskresi. Salah satu gangguan ginjal yang dapat disembuhkan oleh ramuan keji beling adalah batu ginjal.

Tumbuhan ini mempunyai kandungan kalsium karbonat yang tinggi dan air rebusannya bersifat alkali yang lemah. Daun keji beling mempunyai kandungan mineral yang sangat tinggi seperti kalium, kalsium, natrium, ferum, dan fosfor. Daunnya juga mempunyai kandu-ngan vitamin C, BI, B2 yang agak tinggi dan banyak bahan yang lain seperti katekin dan tannin. Daun ini juga mengandung kafein dalam kadar yang rendah.

Kalium yang terkandung dalam keji beling berfungsi melancarkan air seni serta menghancurkan batu dalam empedu, ginjal, dan kandung kemih. Natrium berfungsi meningkatkan cairan ekstraseluler yang menyebabkan peningkatan volume darah. Kalsium berfungsi membantu proses pembekuan darah dan sebagai katalisator berbagai proses biologi dalam tubuh dan mempertahankan fungsi membran sel. Sementara itu, asam silikat berfungsi mengikat air, minyak, dan senyawa-senyawa non-polar lainnya. Kandungan kalium, natrium, dan kalsium itu membuat rasa keji beling pahit.

Manfaat dan Khasiat Keji Beling

keji beling


Beberapa alternatif membuat ramuan obat tradisional dengan memanfaatkan daun keji beling, antara lain:

Alternatif pertama:
Siapkan 10 gram daun kering atau 30 gram daun keji beling segar. Cuci sampai bersih, lalu rebus dalam 250 ml air bersih sampai tersisa 150 ml. Setelah dingin, saring. Bagi untuk tiga kali minum dan habiskan dalam sehari.

Alternatif kedua:
Sediakan daun keji beling 25 gram, daun sawi 40 gram, biji sawi 20 gram, dan temu lawak. Cara membuatnya, semua bahan di¬rebus dalam 3 gelas air hingga tinggal sepanah¬nya. Hasil rebu¬san itu diminum 4 kali sehari dan lakukan secara teratur.
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}

Related Posts

www.sebats.com