Manfaat dan Efek Samping Pemakaian Masker Kefir

Setiap orang baik pria maupun wanita pasti mendambakan memiliki kulit wajah yang sehat dan bersih. Tak jarang mereka mengeluarkan banyak uang untuk melakukan perawatan mahal demi mendapatkan kulit yang wajah yang diinginkan. Baru-baru ini sedang marak perawatan wajah dengan bahan-bahan alami yang lebih murah dan tidak ribet. Salah satunya adalah perawatan wajah dengan menggunakan masker kefir.

Kefir sering disebut-sebut sama dengan yoghurt, yaitu terbuat dari fermentasi susu. Tapi dari bentuknya, kefir memiliki tekstur yang lebih cair sementara yoghurt lebih kental. Kefir juga mengandung beberapa bakteri yang tidak ditemukan pada yoghurt, sehingga membuat manfaatnya jauh lebih baik dibanding yoghurt. Orang-orang jaman dahulu secara tidak sengaja mengkonsumsi kefir setiap hari dan ternyata memberi dampak bagus bagi kesehatan mereka.

Masker Kefir

Karena teknologi berkembang semakin pesat, dengan melihat manfaat yang luar biasa dari kefir, hal ini dimanfaatkan para ahli kecantikan untuk mencetuskan perawatan dengan menggunakan kefir. Berikut manfaat pemakaian masker kefir bagi wajah:

1. Kandungan asam hidroksil afa (AHA) pada masker jenis kefir berguna untuk memperlambat proses penuaan pada wajah dan mengurangi keriput.

2. Sebagai detoksifikasi wajah yang alami. Kefir mempunyai fungsi mengeluarkan racun-racun kimia yang ada dalam tubuh, begitu juga dengan wajah yang sudah terlalu lama terkena bahan-bahan kimia dengan dosis tinggi.

3. Masker jenis kefir membantu memulihkan dan mengatur keseimbangan asam basa dalam sel-sel wajah.
4. Masker ini juga dapat digunakan sebagai obat jerawat yang disebabkan oleh penumpukan lemak yang ada di bawah jaringan kulit. Begitu juga jerawat yang disebabkan oleh iritasi karena menggunakan produk-produk kimia yang terlalu keras untuk wajah.

5. Memberikan nutrisi pada kulit wajah.

6. Melembabkan dan meremajakan kulit. Kefir memiliki kandungan AHA yang dapat meningkatkan kolagen dan kadar air pada kulit wajah.

7. Masker jenis kefir juga dapat membantu dalam pengelupasan sel-sel mati yang menumpuk pada kulit wajah, yang sering mengakibatkan kulit kusam dan munculnya jerawat.

Selain manfaat yang disebutkan di atas, masker jenis kefir juga memiliki efek samping saat pertama kali digunakan. Karena kondisi kulit wajah setiap orang berbeda-beda, masker jenis kefir tidak begitu saja cocok digunakan oleh semua orang. Ada beberapa orang yang langsung merasakan manfaatnya begitu mereka memakai masker ini pertama kali. Ada yang butuh proses lama untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Tapi ada juga yang merasakan gatal-gatal dan kulit memerah saat memakainya. Hal itu disebabkan karena kandungan alami pada masker ini sedang bekerja sebagai detoksifikasi dan mengeluarkan racun-racun yang ada di lapisan kulit.

Selain membeli produk ini secara online, kita juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut adalah cara-cara membuat masker jenis kefir.

1. Siapkan dulu semua bahan yang terdiri dari susu murni segar 1 liter dan bibit kefir sebanyak 50 gram yang banyak dijual di toko-toko dan pasar. Untuk susu murninya, kita dapat memilih susu sapi atau susu kambing.

2. Mulai campur dan aduk seluruh bahan jadi satu, lalu tutup dengan rapat selama 12 sampai 24 jam.

3. Yang terakhir, kita bisa menyaring dan mendinginkan campuran tadi sebelum didiamkan lagi selama 48 jam. Gunanya adalah untuk mengangkat bagian atas susu dengan spatula. Lalu pisahkan bagian itu ke dalam sebuah wadah lain dan gunakan sepatula itu untuk mengaduk campuran susu lagi. Saring lagi dengan perlahan lalu masukkan ke dalam freezer untuk didinginkan.

Semoga artikel tentang masker kefir ini bermanfaat.

close